banner



Indikator Bollinger Bands



Mulai mengupas teori teknik analisis ya..
Tidak akan ada hasil tanpa adanya proses. Mari berproses mari mau belajar..

Bollinger Bands (selanjutnya akan kita sebut sebagai BB) merupakan salah satu indikator yang juga terkenal di kalangan para trader. Indikator ini dinamakan sesuai dengan nama penciptanya, yaitu John Bollinger.
Bollinger Bands dapat membantu Anda untuk mengukur volatilitas pasar dan memperkirakan range (rentang) pergerakan harga. Indikator ini terdiri atas tiga garis yang bergerak mengikuti pergerakan harga. Ketiga garis yang dimaksud yaitu upper band, middle band dan lower band.


1. Upper Band
2. Lower Band
3. Middle Band

Middle grup musik sendiri bahwasanya yaitu moving average, yang merupakan dasar bagi perhitungan upper grup musik dan lower band. Biasanya yang digunakan yaitu simple moving average. Jarak antara upper grup musik dan lower grup musik juga middle grup musik dipengaruhi oleh volatilitas yang terjadi. Semakin besar volatilitas maka jarak antar grup musik akan semakin lebar dan sebaliknya.

Dengan demikian, BB membantu Anda untuk mengenali apakah pasar sedang “ramai” atau justru sedang “sepi”. Ketika BB melebar, artinya pasar sedang “ramai”, sedangkan ketika BB menyempit dan cenderung bergerak datar, artinya pasar sedang “sepi”.



Anda tidak perlu mempelajari perhitungan BB yang melibatkan perhitungan matematika tingkat tinggi. Anda cukup mempelajari penggunaan BB secara mudah sehingga dapat Anda manfaatkan untuk membaca peluang dari pergerakan harga.

Penerapan Strategi Bounce Trading

Strategi bounce trading dapat Anda terapkan pada BB. Anda akan memanfaatkan upper grup musik dan lower grup musik sebagai resistance dan support dinamis (upper grup musik sebagai resistance dinamis, lower grup musik sebagai support dinamis). Middle grup musik juga nanti akan Anda libatkan, terutama sebagai target.
Harga cenderung memantul kembali ke middle grup musik sesudah mencapai upper grup musik atau lower band. Gejala inilah yang Anda gunakan untuk mencari entry point. Strateginya, Anda mencari level buy di area lower grup musik atau mencari level sell di area upper band. Targetnya tentu saja yaitu area middle band.

Ketika harga hingga di upper band, sulit bagi kita untuk memastikan apakah harga akan berhenti di situ atau justru akan tembus ke atas upper grup musik tersebut. Padahal area ini yaitu area yang cantik untuk sell. Nah, tipsnya adalah: tunggu konfirmasi pantulan berupa candlestick atau kafetaria chart yang ditutup di bawah upper grup musik tersebut. Kalau Anda sudah menemukan konfirmasinya, Anda dapat sell. Targetnya di middle band.
Begitu pula caranya untuk memilih apakah saatnya sudah sempurna untuk buy ketika harga telah hingga di lower band.
Stop loss-nya di mana? Praktis saja. Cari saja support atau resistance terdekat.
Strategi bounce trading dengan BB efektif digunakan pada dikala pasar sedang dalam keaadaan sideway dan memakai time frame yang panjang, contohnya grafik 4 jam-an atau grafik harian. Namun tidak menutup kemungkinan dapat juga digunakan pada dikala trending meskipun harus penuh dengan kehati-hatian.

Catatan: tidak dianjurkan memakai taktik BB bounce trading dalam keadaan trending meskipun memungkinkan!

Penerapan Strategi Breakout Trading

Dengan memakai BB, Anda juga dapat mengenali peluang breakout. Kita telah bahas sebelumnya bahwa BB cenderung akan menyempit bila pasar sedang “tenang”. Filosofinya yaitu pada dikala itu para pelaku pasar bahwasanya tidak yakin akan dibawa ke mana. Pada dikala itu, penjual dan pembeli (supply dan demand) sama kuat, sehingga harga bergerak dalam range yang relatif sempit. Karena harga bergerak dalam range sempit, bollinger grup musik juga menyempit.
Breakout yang terjadi biasanya diikuti oleh BB yang secara cepat melebar dan harga menembus upper grup musik atau lower band. Kondisi itulah yang menjadi sinyal bagi Anda untuk melaksanakan aksi. Jika upper grup musik yang ditembus, maka strateginya yaitu buy. Sebaliknya, bila lower grup musik yang ditembus, maka strateginya yaitu sell.



0 Response to "Indikator Bollinger Bands"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel